Tuesday, June 16, 2009

Terima Raport

1 comments

Rabu minggu lalu, mama ngambilin raport Nathan di sekolah. Teringat beberapa tahun yang lalu Mama terima raport, sekarang udah ngambil raport buat anak mama. Ikut deg-degan juga, padahal udah ada gambaran kalau raport anak Playgroup nilainya Istimewa, Baik Sekali, Baik, Cukup, dan perlu ditingkatkan ... tapi yah tetep deg-degan ajah menanti hasilnya.

Nathan memang baru menjajal sekolah dari April - Juni ini. Harusnya dia masuk mulai Juli bulan depan, tapi karena kami orang tuanya paham betul dengan karakter anaknya, maka kita adakan pemanasan dulu, hanya mengikuti Term ke-4, term terakhir dari Program Playgorupnya hehe. Dan hasilnya .... "satisfaction", walaupun hasil raportnya sebagian besar kategori cukup, tapi bagi mama dan papa itu sudah lebih dari yang kami harapkan.

Dalam 2 bulan ini, Nathan sudah menghapal warna-warna dalam bahasa Inggris, mengeja one sampai ten dengan lebih fasih, walaupun sebelum sekolah juga sudah hafal, tapi sekarang lekuk bibirnya sudah bener hehe. Mulai banyak kosakata dalam bahasa Inggris yang dia kenal, yang pasti ada kegiatan yang lebih terarah daripada dia di rumah ajah. Tiap pulang dari sekolah selalu membawa hasil aktivitas di sekolahnya. Untuk Leadership dan independent harus ditingkatkan, menjadi PR buat mama dan papa. Pasti papa yang lebih paham cara mengatasinya, iya khan Pa? :)

Jadi saat mama di dalam kelas bersama Miss Andrea dan Miss Vina, sambil membaca dengan seksama hasil raport Nathan dan konseling dengan para pengajarnya... mama senyum-senyum sendiri, karena result ini hampir sama dengan result yang mama baca waktu papa outbound masuk Telkomsel haha, buah jatuh nggak jauh dari pohonnya yah :)

Jadi kira" kesimpulan raport Nathan begini :

Welcome to Kidea Nathan! Throughout his first term, Nathan still looked uncomfortable being in the classroom without his nanny companion. In the middle of this term, the nanny tried to let him be in the classroom alone during the lesson, and it worked. But lately, he started to be panic when he realized that the nanny was not arround. Actually, Nathan has excitement in joining our activities, yet, his lack of confidence has held back his progress in performing in the classroom.

Gross Motor Skill : Nathan refuses to take part in our exercise routine. However, he likes moving the ball into the bucket a lot and enjoyed walking on balance beam and crawling and jumping over the hoops. He also did very well on throwing, catching and kicking the ball. --> pastinya, namanya ajah Nathan Gerrald Susanto, terinspirasi dari pemain bola kesayangan papa, Steven Gerrard

Fine Motor Skill : Nathan enjoys our art and craft activities, such as marble painting, spray painting, rubbing, stamping and pasting. He likes our pratical life as well, such as opening and closing buckle frame and putting on a raincoat --> terbukti, dinding di rumah sudah penuh coretan

Language area : basically, Nathan is a smart boy. But he's too shy to answer the teacher's question or even just to repeat after the teacher. The good news is he's now able to say "good morning", "thank you", and "I'm finished" with his initiative. We believe that some more encouragement and through some more exercise will boost his confidence to perform better --> Great Job Nathan, target mama, Nathan bisa mengucapkan Terima Kasih, Permisi, Maaf, Minta Tolong secara spontan pada kondisinya

Math are : Nathan can group the creatures based on their places of living and count them quite well. He also good in rote counting 1 - 5 --> wah ini sih, umur 1 tahun lebih juga sudah hafal :) sudah hafal semua nama orang di komplek, pasangan suami istrinya, hafal semua mobil orang komplek, di mobil jemputan ajah mainannya tebak-tebakkan merk dan type mobil sama yang njemput :)

The teacher is sure that once Nathan will have more confidence, he will show more progress on his new level

Baiklah Nak, ditingkatkan lagi yah!! Mama papa akan selalu membimbingmu ...

Monday, June 08, 2009

Mainan (baru) Nathan

1 comments
Mau dibilang baru, tapi ada yang nggak baru hehe, gimana dong?:) Pas Nathan umur 2 tahun dapet hadiah ulang tahun dari Tante Ai (tetangga), mainan Thomas. Ternyata pas dicek lha belum ada kereta apinya, hanya stasiun dan relnya .. tante . . tante, lain kali kalau ngado Nathan yang komplit yah biar mamaku gak keluar uang hahaha ... lho dikasih bukannya terima kasih kok malah komplain ... Terima kasih banyak ya Tante Ai :)

Dulu mau dibeliin keretanya, kayaknya Nathan belum bisa menikmati sesuatu yang berbau per-kereta api-an, karena udah mama coba beliin CD Thomas & Friends dia lebih tertarik lihat Maisy Mouse. Akhirnya diputuskan ditunda dulu .....

Sampai, pas kemarin Nathan diajak jemput Oma dari Bwi dan antar Omanya balik ke Bwi, dia mulai tertarik tentang Kereta Api .... oke deh....


Sambil ngajak Nathan ke Metro senayan, pas kebetulan ada seperangkat Thomas yang dikeluarkan dari Boxnya untuk mainan anak .... eh...ternyata dia terpikat dan hampir sejam dia enjoy mainan di situ. Bujuk rayu dan tarik ulur sampai teknik negosiasipun mama kerahkan agar dia mau pulang :) Akhirnya, entah gimana cara papa merayu (memaksa), pas mama selesai bayar di kasir, Nathan udah mau pulang hehehe

Nyampai di rumah, udah heboh ajah dia mengutak atik dan mengeksplorasi Thomas-nya. Dari mulai ngelesot, nungging, jongkok, ngeces sampai jatuh gara-gara berlarian ngikutin Thomas-nya.


Nggak kalah hebohnya, pagi ini mama buka websitenya Thomas and Friend, lagi berangan-angan ngumpulin Thomas dan teman-temannya itu buat nyaingin koleksi hotwheel papa. Tapi ... alamak... total Thomas dan Friend-nya itu ada 67 pcs ..... Gubrakkkk !!! lha kalau miniatur kecil aja satu-nya Rp 39.900 (harga Metro) jadi berapa dong :( Batallll

Nah pagi tadi, Nathan bangun langsung pingin mainan Thomas, pakai acara memaksa untuk mandi, udah mau mandi lha kok pas jemputan datang dia nangis gak mau sekolah, akhirnya cuma si mbak yang ngikut mobil jemputan, Nathan dianter mama papa sekalian ngantor :(

Nathan, ada saatnya bermain dan ada saatnya serius belajar, harus pinter bagi waktu yah ...

Tuesday, May 26, 2009

Jangan terlalu mencintai?!

0 comments
Pagi tadi dapet laporan dari si Mbak kalau celana Mama yang Mango itu kelunturan ... arrggghhh!!! Mau marah, ya gimana lagi udah terlanjur terjadi. Dulu pas awal beli, mama sempet ngasih tau si Mbak A untuk hati-hati kalau nyuci celana ini, kebetulan kemarin yang nyuci si Mbak B. Wah, pesen ke si Mbak A rupanya nggak nyampe ke Mbak B :(
Biasanya beli celana di ambas yang nggak nyampe 100rb, eh .. sekali-kalinya nyoba beli celana yang agak lumayan mahal bagi ukuran kantong mama, lha kok kena musibah hiks...hiks... pokoknya papa harus ngganti ...Lho apa salah papa?!
Ini pelajaran kesekian buat mama, untuk nggak terlalu mencintai hal-hal yang bersifat duniawi begini hahaha. Dulu ingat tahun 98, mama pernah dikasih kado dompet Braun Buffel ASLI, pas dikasih liat ke temen, dia bilang, "Tukeran ajah yuk sama dompetku, kayaknya kamu nggak pantes deh pakai barang mahal" ..... huahhh ... kurang ajar bener tuh temen .... eh... lha kok baru sebulan dipakai belum puas pula pamernya, udah kecopetan di Atrium Senen sana ... mana sampai sekarang masih kepikiran dan penasaran lho, kapan tuh copet beraksinya... hehehe
Jadi, janganlah kita terlalu mencintai hal-hal yang bersifat duniawi apalagi sampai menjadikannya berhala bagi hidupmu. Terus, pasangan kita, anak kita, orang tua kita, saudara-saudara kita, apakah kita nggak boleh terlalu mencintai?! Biarlah kecintaan kita kepada mereka semata-mata untuk menyadarkan kita agar terus mengucap syukur terhadap karunia yang TUHAN berikan, dan cintailah TUHAN lebih dari segala apapun.
Foto celana yang kelunturan, nggak tega mau difoto apalagi diupload, ntar malah jadi keinget-inget terus :"( Ikhlaskan sajahhhhh ....

Kecil-kecil diajarin belanja :)

0 comments
Minggu kemarin, di sekolah Nathan ada program kunjungan ke Carrefour, tempat belanja yang super gedhe, yang diburu ibu-ibu untuk belanja bulanan dan mulai menggusur tempat belanja yang asli milik dalam negri :) ... ada-ada ajah program anak sekolah sekarang, masih Playgroup padahal :)

Berbaris dan dengar arahan


Membawa anak kecil ke tempat belanja sih mungkin sudah biasa bagi ibu-ibu, tapi melihat anak kecil seusia Nathan beramai ramai belanja dengan dijatah Rp 5000 ... wow seru!!! Dari mulai persiapannya, ngumpulin anak-anak untuk berbaris rapi dan memberi pengarahan, hebat.. hebat.... tuh ibu-ibu guru

Belanjaan Nathan

Kecil-kecil kok diajarin konsumtif?! Hehe ada juga yang komentar begitu :) bukan mengajarin anak konsumtif, tapi lebih pada tujuan mengenalkan kegiatan belanja yang menyenangkan dengan disesuaikan budget yang ada :) Bersyukur Nathan manut diarahkan memilih makanan yang nggak lebih dari lima ribu itu. Dari rumah udah dikasih tau nanti belinya Jelly, Fruit tea dan Permen. Tapi pas ada di rak Jelly dan liat ada Jelly yang ukuran besar seharga 8rb, dia maunya yang itu, katanya lebih banyak hehe, setelah dirayu-rayu dan diberi arahan kalau uangnya nggak cukup, Nathan mau ambil yang lebih kecil ... Good ... good....

Demikian laporan dari TKP :) Oke Nak, kelak, bijaklah membelanjakan uangmu :)

Friday, May 01, 2009

Hari Kartini

1 comments
Jumat tanggal 24 April, sekolah Nathan ngerayain hari Kartini. Para siswa dianjurkan ikut meramaikan dengan menggunakan pakaian daerah. Tadinya mama cuma punya ide buat Nathan pakai kemeja batik ajah, mengingat Nathan masih kelas Playgroup. Ternyata Mama Yemima (antar jemput Nathan) nawarin sewa baju daerah mengingat mertua mama Yemima ini perias pengantin dan menyewakan baju-baju daerah untuk anak-anak. Oh..oh... boleh juga tuh. Pesen ke mama Yemima untuk nyariin baju yang gampang-gampang ajah, tapi ternyata untuk seukuran Nathan nggak ada yang gampang, adanya baju adat jawa lengkap :)

Ngeliat bajunya, sempet meragukan apakah Nathan mau pakai ya? Secara Nathan anaknya agak gak betahan gitu. Tapi nggak salah kalau dicobain ntar langsung di TKP-nya (Kidea). Nyampai sekolah Nathan, mama coba tawarin Nathan pakai bajunya, ternyata surprise di luar dugaan Nathan sama sekali nggak menolak dan langsung mengangguk :) Ya udah deh, pasang ini itu dan hasilnya .... ta...ra....








Tapi berpenampilan seperti ini nggak bertahan lama, yang penting sempat kefoto-foto, oke deh..... dilucuti lagi bajunya.




Kegiatan lain dari peringatan Hari Kartini di sekolah, NAIK ANDONG :) seru...seru... yah ngeliat para guru begitu semangat mengajak, merayu dan mengarahkan anak-anak kecil. Sementara, ada anak yang nangis, teriak, keluar barisan, guyon sendiri, berantem dan lain lainnya. Tetap semangat ya ibu - ibu guru, pasti ada hasil yang dituai dari jerih payah kalian :)