Friday, January 09, 2009

Kehebohan di pagi hari.....

0 comments
Di usia 2 tahun lebih ini, Nathan mulai susah ditinggal berangkat kerja, kayaknya dia mulai menikmati kalau bermain dengan mama papanya itu lebih asyik dari segala sesuatu, padahal kalau ama mama papanya juga nggak luput dari omelan dan hukuman, tapi buat dia makin enjoy.

Yang tadinya rutin, setiap kita mau ngantor kita ajak keliling komplek dulu, terus berpamitan, cium tangan dan pipi, sambil dia menyelipkan kata-kata, "Met keja mama papa" ..... Kita yang ninggalin juga seneng

Nah... satu bulan belakangan ini, hebohnya luar biasa, kalau bangun nggak liat kita (terutama mama-nya), langsung nangis, apalagi kalau tau mamanya mandi, kamar mandi minta dibuka dan minta gendong padahal mama masih basah, kadang mata sampai pedih karena lagi nyuci muka, dirayu atau digantiin papanya juga nggak mau, yang ada adegan sensor jadi terlihat dia :) mama jadi tergopoh gopoh menyudahi mandinya pakai nggak dilanjutin pula, pakai baju sambil nggendong Nathan untung-untung kalau papa mbantuin memakaikan baju :)

Kalau dia kebangun, kita belum mandi dan liat ada baju kerja di situ, dia teriak-teriak minta baju kerjanya dibuang ke got, mamanya nggak boleh kerja! Terus kalau dia kebangun, mama udah pakai baju kerja, dia teriak-teriak minta mamanya ganti baju enak, begitu dia mengistilahkan baju rumah. Ampun deh .....

Kata temen-temen yang mama critain, pendapatnya :
1. Nathan waktunya punya Adik.... hayuk, mama sih sudah siap tinggal tunggu pendonornya :)
2. Nathan waktunya dicarikan kegiatan lain, kayaknya yang paling tepat dimasukin sekolah :) karena udah dibelikan sepeda baru-pun juga nggak ngaruh
3. Wajar, di usia segitu anak mulai rewel kalau ditinggal kerja, beberapa temen" yang anaknya usia segitu juga merasakan hal yang sama.

Yo wes dihadapi ajah kehebohan di pagi hari, biar rumah kita makin rame dan seru, itu tanda ada kehidupan di rumah kita :) Jeritan, tangis, tawa dan celoteh anak yang selalu kita rindukan ...

Tuesday, January 06, 2009

Liburnya sudah selesai

2 comments

Puas ... puas pulang kampung selama 3 minggu, malah kata papa terlalu lama, idealnya 2 minggu di Banyuwangi, 1 minggunya lagi istirahat ajah di jakarta memulihkan stamina. Liburan pulang kampung kali ini terasa panjang, bukan karena 3 minggunya itu, tapi karena selama pulang kampung, kita bertiga, papa mama dan nathan terserang batuk yang "aneh" deh, karena seumur" baru ngalami batuk yang beginian, kata dokter sih batuk infeksi ... hiiii ada" ajah. Rasanya mama ndang pingin balik ke Jakarta untuk bawa Nathan ke DSA-nya, habis udah dibawa berobat ke dr di Bwi, sampai obatnya abis juga belum sembuh :( Hampir tiap hari, tengah malem musti ganti sprei, karena kalau nathan batuk malem hari pasti sampai muntah, belum lagi nggak mau makan dan mencret terus sampai harus gonta ganti celana. Kasian anak mama sampai kempot pipinya :) Ya, terpaksalah baju renang 3 orang yang udah dibawa-bawa dari jakarta nggak ada yang kepakai :) bayangan, ntar pulang kali ini kayak tahun lalu, bentar-bentar bawa nathan berenang hehehe, emang kalau Tuhan punya rencana lain, ya kita sebagai umatnya harus patuh dan menyadari pasti ada hal yang terbaik dari semua ini. Amin

Natalan di Banyuwangi, semenjak punya anak kecil, kita pilih tempat duduk di luar gedung gereja, jadi kalau anak rewel nggak sampai mengganggu keheningan ibadah, ya yang pastinya sudah tiga kali natalan mama papa tidak menikmati syahdunya malam kudus :) namanya juga punya anak kecil ya .....

Mengisi liburan dengan mondar mandir nginep di rumah Oma-nya Nathan dan Ti-nya Nathan dan ngawasin Nathan yang tingkahnya menjadi heboh luar biasa :) Kalau di rumah Omanya, sukanya mbantingin remote TV dan main ke arah belakang, karena belakang rumah itu sungai, jadinya Nathan seneng mbuang-mbuangin apa ajah ke sungai, dari mulai sapu, cikrak, gayung, ember, sabun dll dll. Ntar kalau kita lengah, dia cuma bilang, "Yang itu tadi ikut air ke sana"... eh... ternyata ember udah dibuang dan jadinya kita lari" ngejer ember. Kalau di rumah Ti-nya sukanya ngambilin hiasan pohon natal untuk dilempar=lempar dan lari ke arah depan, mbuangin apa ajah ke got depan rumah, lebih lebih mbungain isi air aqua gelas yang masih tersisah.... ampun ampun!!! Dihukum juga nggak nangis, padahal mama kalau nyentil telinganya sakit juga lho, dan anehnya juga nggak kapok, sampai mama papa heran, kayaknya nih anak lagi pingin diperhatikan banget, nggak biasanya begitu. Sabar... sabar..... mumpung liburan :)

Nah, sekarang berhubung liburnya udah selesai dan kita sudah mulai melangkah mengarungi tahun 2009, berharap di tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya, terlebih sikap, perkataan dan perbuatan kita. Harapan dan rencana Tahun 2009 ini banyak juga, Nathan akan memasuki bangku sekolah, mama pingin hamil lagi, papa pingin buat rumah di Banyuwangi hihi dhuwike sopo :), semoga semuanya lancar dan Tuhan memberkati rencana kita :)

Tuesday, December 09, 2008

Menjelang Pulang dan Menjelang Natal

0 comments

Natal 2008 udah di depan mata... hore!!! Pulang kampung lagi deh kita. Seneng dan bercampur deg"an karena di kantor tinggal 4 hari lagi sementara kerjaan masih ada beberapa yang tinggal dinego" dan dibuatkan PO-nya:( berharap pas pulang nggak nyerahin kerjaan ke temen, kalaupun terpaksa nyerahin, tinggal finishing ajah nggak sampai memproses-nya. Masak kita mau seneng" pulang kampung, temen yang kerepotan..... Maaf ya mas Teguh, mas Nasar dan Ibu Ika kalau kebagian kerjaannya :)

Entah itu perasaan atau kenyataan, tapi sejak kerja tahun 1997 sampai sekarang tahun 2008, setiap mau pulang kampung selalu ajah pas banyak"nya kerjaan, entah pulang kampungnya untuk pulang sebentar atau pulang kampung untuk liburan panjang ... hhmmm .... mau ngeluh tapi kok ya masih ngarep dapet gajinya :) ya dijalanin dengan santai tapi serius ajah deh

Pulang tahun ini seperti dua tahun berturut", mama dan Nathan naik pesawat lanjut kereta api malam, sementara papa bawa mobil ditemenin Om Rio. Nggak sanggup kalau harus bawa Nathan ikutan naik mobil Jakarta-Banyuwangi, 24 jam!! Bisa stress tuh nathan dan seisi mobil hehehe. Lha wong dari surabaya - bwi yang 7 jam ajah, begitu lepas maghrib matahari nggak terlihat lagi, sepanjang perjalanan ngerengek, "ayo pulang, bobok di kacur" eh, lha kok pas lampu merah terakhir mau nyampai rumah, malah tertidur .... oalah .... nak kanak

Persiapa pulang? Wow jangan tanya!! Mobil selalu penuh dari jok tengah hingga jok belakang. 40 % bawaan nathan, mama dan papa, selebihnya oleh-oleh dan titipan para tante dan tetangga :) gak nahan!!!

Persiapan hati? Hmmm ini yang lebih penting. Jujur belum :"( Nggak mau beralasan dan nyalahin kerjaan atau rutinitas, semua karena dasarnya males hiks... Semoga setelah nyampai di Banyuwangi dengan situasi yang lebih kondusif, mama masih punya waktu dan kesempatan untuk menyiapkan diri menyambut Natal tahun ini :)

Thursday, December 04, 2008

My Son

0 comments

Semalem Nathan harus kembali kehilangan Lik-nya (pengasuh, red). Yang pertama Lik Tar, harus balik lagi ke bwi karena tahun depan Nathan harus sekolah dan Lik Tar nggak sanggup kalau harus antar Nathan sendiri pulang pergi ke sekolah mengingat Lik Tar udah seusia Oma dan jalanan di Jakarta sangat kejam.

Semalem Lik Mi juga harus berpamitan untuk suatu "kepentingan". Jam 8 malem, semua sudah ngumpul di rumah, Lik Mi bawa tas turun dan duduk dekat kami. Mama, papa, Nathan di pangkuan mama, mbak Indah (staf Rumah Tangga), Mbak sofie (pengasuh Nathan yang baru) dan Oma yang mulai habis lebaran ikutan ke Jakarta.

Lik Mi mulai membuka pembicaraan dengan suara terbata" menahan tangis, mama papa juga kelu nahan air mata.

Lik Mi : membuka pembicaraan
Mama : "Mbak, harus selalu diingat, jika kita selalu berbuat baik, pasti Tuhan memberi jalan yang baik juga"
Nathan : "Lik Mi, mau kemana? Lik Mi di atas ajah, Lik mi khan capek"
Lik Mi : sambil melanjutkan pamitan-nya....
Nathan : "Lik Mi sedih ya? Lik Mi jangan nangis ya .... "

Oh Nathan, terima kasih, usiamu baru 2 tahun 4 bulan, kamu sudah mewakili mama papa menyampaikan kata-kata ya menguatkan, tanpa ada yang ngajarin :)

Monday, November 10, 2008

Sama siapa?

1 comments

Sama siapa? Siapa yang buat? Itu adalah pertanyaan yang sering kita tanyakan sama Nathan. Pertanyaan dengan harap harap cemas semoga Nathan tidak menyuruh salah satu diatara kita yang menanyakan - untuk meladeni keinginannya :) Egois-kah kita sebagai orang tua? :)

Dengan kondisi mama dan papa sama-sama kerja, nyampai rumah udah pada kecapekan, sementara Nathan ngelihat kita baru dateng timbul semangat baru - yang tadinya udah ngantuk untuk kembali semangat bermain dengan kita.

Kalau Nathan mengawali keinginannya dengan menunjuk siapa yang ingin dia ajak, "Pa, ayo main di atas" atau "Ma, ayo alan-alan" Ya, siapa yang diperintah langsung beranjak. Tapi kalau ada kita berdua di dekatnya dan Nathan bilang, "Tata mau pipis" nah... ini nih celah, pasti mama atau papa buru" tanya, "Sama siapa?" dengan berharap semoga yang ditunjuk yang nggak menanyakan:)

Sama juga kalau malem" tengah" tidur pulas nathan mulai gelisah karena haus, kalau langsung ngerengek, ya biasanya mama tendang" papa suruh cepet" buatin susu, mama yang ngelus" punggungnya. Tapi kalau haus dan langsung melek terus minta, "Cucu ... mimik cucu" dan kita berdua kebangun, cepet-cepet mama tanya, "Siapa yang buat?", kalau dia jawab, "Mama" hmmm.... papa langsung senyum dan melanjutkan tidur deh!!!

Inginnya sih kita berdua total memberikan waktu yang masih kita miliki untuk Nathan, tapi di tengah kondisi yang capek, kita juga pingin punya waktu sendiri dengan kesenangan kita.

Papa harusnya banyak minta maap ya sama Nathan, papa suka tertidur lebih awal sebelum nathan tidur, tetep terlelap walau nathan ngerengek, tapi bisa bangun tengah malem tepat waktu untuk nonton pertandingan liverpool :p